Thursday, October 17, 2019

Manna – Berdasarkan pantauan dari tim bersama BPN Aliansi  ke lapangan langsung ke kepala desa yang mendapatkan bantuan Pansimas di salah satu desa, tim mendapat informasi bahwa masih ada ketidaktauan kalau dana Pansimas ini sebesar 10% jawab kades tersebut.

Menurut Kades tersebut “saya kurang paham lanjutnya” dan ketika ditanya soal material seperti pipa dengan lugas kades menjawab setau saya orang luar yang membelikan dan tidak mengetahui siapa yang membeli, ujar kades, “ coba tanya aja ke KKM nya jawab kades yang bernama Irawan.

Saat dilakukan konfirmasi ke pihak koordinator Pansimas di kantornya, pihak pasilitator tidak mau menjawab dengan nada memelas ke awak media jangan tanya sama saya pak katanya, saya mohon ampun angkat dua puluh jari sambil tersenyum, yang membuat kami bingung kok pasilitator yang terjun lansung ke masyarakat saja tidak tau, atau memang tutup mata.

Tidak  puas jawaban dari pasilitator tersebu kami lansung konfirmasi ke kordinator via seluler dan dengan tegas pak Satar yang kami hubungi menjawab kalau soal pembelian pipa yang di beli oleh pihak ke tiga tersebut bukan urusan kami, itu urusan KKM dan pihak desa.

Saat di Tanya apakah ini melanggar aturan? setau saya ya kalo memang di pihak ketigakan  jawab Satar, kerena survei harga adalah pihak KKM Desa ke tiga toko minimal jadi tidak ada alasan kalo pipa yang membelikannya pihak ketiga tegasnya, tidak perlu survei kalau masih di pihak tiga kan jawabnya sambil mematikan hp.

saat mau di konfirmasi dengan pihak PUPR Bengkulu Selatan kami tidak dapat menghubungi pihak yang terkait.

Baca link terkait :

Bupati Bengkulu Selatan Diharapkan Segera Review Ke PUPR yang Terus Bermasalah
Akhirnya “Proyek Hotmix PUPR Bengkulu Selatan Yang Diduga Melanggar Aturan Mulai di Kerjakan

Berdasarkan investigasi tersebut pihak BPN Aliansi berharap pihak terkait untuk memantau kebocoran yang akan terjadi di program Pansimas tersebut, maka dengan waktu dekat kami akan kordinasi dengan kordinator Pansimas Propinsi atau lansung memberi surat resmi ke kementerian PUPR di Jakarta karena kami merasa aneh setiap pemberitaan di media selama ini, kegiatan pansimas selalu baik tapi kenyataan saat tim kami ke lapangan tidak sesui kenyataan yang ada tegas Diki syaviktori dari BPN Aliansi Bengkulu.  (YM)

Tags: ,

Related Article

0 Comments

Leave a Comment

FOLLOW US

GOOGLE PLUS

PINTEREST

FLICKR

INSTAGRAM

Social