Thursday, October 17, 2019

Konsumsi teh secara rutin dapat memberikan berbagai macam manfaat bagi kesehatan, tapi tentunya teh tidak dapat dikonsumsi secara sembarangan. Jika ingin mendapatkan manfaat teh untuk kesehatan, sebaiknya mengonsumsi teh tanpa campuran gula maupun susu. Jika teh mengandung terlalu banyak gula dan susu, ditakutkan risiko yang didapatkan justru lebih tinggi dibandingkan manfaatnya untuk kesehatan.

Secangkir teh panas cocok untuk berbagai waktu dalam rutinitas kehidupan. Pagi hari dengan beberapa potong pisang atau ubi goreng, tengah hari selepas makan siang, dan sore hari dengan sepotong kue, sebenarnya teh bisa berteman dengan hidangan apa saja, berat ataupun ringan tak masalah.

Teh memiliki jenis yang bisa dipilih dari mulai varian klasik seperti teh hitam, teh aroma melati, atau teh hijau sampai genre kekinian yang memadukan teh dasar dengan campuran aneka buah, bunga, atau rempah dan teh bisa menjadi bagian dari relaksasi memulihkan stamina.

Bahkan teh juga punya sejumlah kelebihan lain yang membuatnya layak untuk dijadikan teman setia. Peneliti dari National University of Singapore (NUS), University of Cambridge, dan University of Essex belum lama berselang telah mempublikasikan temuan mereka bahwa mengkonsumsi teh secara teratur dapat mengurangi kerusakan mental di usia tua (Business Insider, 13 September 2019).

Analisa hasil tes neuropsikologikal dan scan MRI menunjukkan bahwa mereka yang minum teh secara teratur memiliki wilayah otak yang lebih teratur dibanding yang tidak minum teh.

Mereka yang minum teh memiliki wilayah-wilayah otak terhubung satu sama lain yang lebih baik dan hal itu membuat proses penuaan otak berjalan lebih lambat. Jaringan kerja otak, biasanya dihubungkan dengan penuaan dan penyakit mental, juga diuntungkan dengan adanya konektifitas fungsional yang lebih kuat itu.

Para ilmuwan, dalam laporan penelitian, menyatakan bahwa berbagai manfaat anti penuaan teh berasal dari kandungan catechin-nya yang merupakan aktioksidan alami dengan kemampuan meningkatkan fungsi-fungsi daya ingat dan pemikiran.

Teh memiliki kandungan utama polifenol (katekin), kafein, asam amino, dan juga asam lemak omega-3 dan omega-6. Teh juga memiliki kandungan folat dan beberapa mineral seperti magnesium, fosfor, kalium, mangan, dan fluoride. Setiap jenis teh yang berasal dari Camellia sinensis memiliki kandungan yang tidak jauh berbeda. (AF)

Tags: ,

Related Article

0 Comments

Leave a Comment

FOLLOW US

GOOGLE PLUS

PINTEREST

FLICKR

INSTAGRAM

Social